Panduan Lengkap dan Manfaat Mie Shirataki

Panduan Lengkap dan Manfaat Mie Shirataki

Mie shirataki merupakan salah satu makanan yang berasal dari Jepang namun cukup populer di Indonesia karena diyakini memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh terutama dalam mengontrol berat badan. Hal ini dikarenakan mie shiratai memiliki kandungan rendah kalori namun mengenyangkan. Mie ini memiliki warna putih namun transparan.

Tentang Mie Shirataki

Untuk membantu anda memahami tentang mie shirataki sebelum membelinya, berikut terdapat panduan lengkap tentang mie shirataki :

  1. Perbedaan mie shirataki

Umumnya mie terbuat dari bahan utama tepung terigu dan telur sedangkan bihun dari tepung beras. Namun untuk mie shirataki terbuat dari umbi konjak. Mie ini juga dibungkus dengan plastik dan direndam air sebelum dimasak.

  1. 100% terbuat dari umbi konjak

Mie shirataki terbuat dari 100% umbi konjak yang umumnya tubuh di Jepang, Cina, dan beberapa wilayah di Asia Tenggara. Konjak mengandung karbohidrat yang berasal dari serat glukomanan dan sangat sedikit karbohidrat yang mudah dicerna. Untuk menjaga mie tetap pada bentuknya, proses pembuatan dicampurkan tepung glukomanan, air biasa, dan jeruk nipis.

  1. Kandungan gizi

Setiap 100 gram mie shirataki mengandung 15 kalori, 3.44 gram karbohidrat, 0.02 gram lemak, 0.19 gram protein, 3% serat glukomanan dan 97% air. Mie shirataki memiliki serat yang tinggi, rendah kalori dan tidak mengandung karbohidrat yang dapat dicerna sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

  1. Membantu mengontrol berat badan

Karena dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan juga mudah kenyang meskipun hanya makan sedikit, mie shirataki menjadi salah satu pilihan makanan yang tepat untuk menjaga berat badan bahkan juga dapat menurunkan berat badan jika diikuti dengan diet sehat dan teratur.

Bahkan dalam penelitian, orang gemuk yang mengonsumsi glukomanan setiap hari selama delapan minggu kehilangan berat sekitar 2,5 kg tanpa makan lebih sedikit atau mengubah kebiasaan olahraga mereka.

  1. Mengurangi gula darah dan tingkat insulin

Kandungan glukomanan pada mie shirataki terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes dan resistensi insulin. Hal ini karean serta glukoman membantu menunda pengosongan lambung sehinga kadar gula dan insulin dapat naik secara bertahap karena aliran darah yang menyerap nutrisi.

  1. Menurunkan kolestrol

Kolestrol dan gula darah saling berhubungan satu sama lain sehingga glukomanan juga dapat membantu menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh. Glukomanan dapat meningkatkan jumlah kolestrol yang diekskresikan dalam tinja sehingga darah akan menyerap lebih sedikit kolestrol ke aliran darah. Bahkan menurut penelitian, konsumsi glukomanan secara rutin dapat menurunkan kadar trigliserida rata-rata 11 mg dan kolestrol jahat rata-rata 16 mg/dL.

  1. Efek samping

Mie shirataki aman dikonsumsi hanya saja dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang dengan pencernaan yang kurang sehat misalnya seperti perut kembung, sembeli, dan diare. Namun jika dikonsumsi dengan tepat maka aman dikonsumsi karena sama seperti serat pada umumnya. Glukomanan juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan obat-obatan sehingga harus menunggu setidaknya 1-4 jam tergantung jenis obat karena dapat mengurangi penyerapan obat.

Cara memasak mie shirataki juga sebenarnya cukup mudah sama seperti mie pada umumnya yaitu direndam terlebih dahulu baru kemudian dimasak sesuai selera. Anda bisa memilih Fitmee yang merupakan mie instan rendah kalori pertama di Indonesia karena terbuat dari shirataki yang kaya serat. Fitmee terdiri dari banyak varian rasa yang dapat didapatkan di Fitco.id.

Written by