Penyakit Diabetes Melitus, Deteksi Secara Dini Penyebabnya!

Penyakit Diabetes Melitus, Deteksi Secara Dini Penyebabnya!

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis. Salah satu penyebabnya adalah gagalnya organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin dalam jumlah yang memadai.

Sehingga, menyebabkan peningkatan kadar glukosa di dalam darah. Pada dasarnya, diabetes melitus bukan penyakit yang menular. Akan tetapi, penyakit ini merupakan salah satu gangguan kesehatan masyarakat yang tidak boleh kita pandang sebelah mata.

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Glukosa yang menumpuk di dalam darah karena tidak diserap sel tubuh dengan baik, maka dapat menyebabkan berbagai macam gangguan organ tubuh. Itulah mengapa, bila diabetes tidak mendapatkan pemantauan secara tepat, dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang mengancam nyawa penderitanya.

Faktor penyebab diabetes melitus yang paling sering terjadi karena gaya hidup tidak sehat. Mengingat dinamika kerja yang terlalu padat serta pola makan yang tidak sehat menjadi pemicu terjadinya penyakit ini.

Tak terlepas dari faktor tersebut, diabetes melitus juga dapat disebabkan karena beberapa kondisi. Seperti kurangnya produksi insulin oleh pankreas dan gangguan respon tubuh terhadap insulin.

Selain itu, juga disebabkan karena adanya pengaruh hormon lain yang menghambat kinerja insulin. Dibalik penyebab diabetes melitus ini, konsumsi makanan yang kurang tepat juga dapat menjadi faktor pemicunya.

Lalu makanan apa sajakah yang dapat menjadi penyebab penyakit diabetes melitus? Berikut sejumlah makanan yang dapat memicu terjadi diabetes melitus.

Makanan Mengandung Karbohidrat Tinggi serta Rendah Serat

Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi serta rendah serat, dapat membuat kadar gula darah naik. Akhirnya dalam jangka waktu yang lama dapat menjadi penyebab diabetes melitus.

Contoh makanan yang mengandung banyak karbohidrat dan rendah serat seperti tepung terigu, nasi putih, pasta, kentang goreng, roti, dan makanan lainnya. Agar dapat terhindar dari penyakit diabetes melitus, maka ada baiknya untuk mengurangi atau menjatah jenis makanan tersebut.

Sebagai langkah yang baik, anda dapat menggantinya dengan mengkonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, ubi rebus, dan jenis makanan semacamnya. Jenis makanan ini rendah akan karbohidrat dan kaya dengan serat.

Minuman Ringan dan Bersoda

Bagi anda yang suka dengan minuman ringan maupun bersoda, ada baiknya mulai sekarang untuk menguranginya. Pasalnya, terlalu sering mengkonsumsi minuman ini dapat memicu diabetes melitus.

Bukan hanya rasanya yang enak dan murah, minuman ringan maupun bersoda ini sangat mudah kita jumpai. Terutama di warung-warung terdekat.

Jenis minuman ini memiliki kandungan karbohidrat tinggi serta dapat memicu terjadinya diabetes. Contoh dari jenis minuman ini seperti rasa manis gula, minuman cokelat, bubble tea, minuman berenergi, teh manis, dan sejenisnya. Dengan menghindari maupun mengurangi minuman ini, maka dapat mencegah terjadinya penyakit diabetes melitus.

Makanan Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

Tubuh kita memang membutuhkan lemak sebagai sumber energi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi. Namun, lain lagi dengan lemak jenuh tinggi.

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi tidak baik untuk kesehatan tubuh. Makanan berlemak jenuh tinggi bila terlalu sering kita konsumsi dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Selain itu, juga dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh yang menjadi pemicu diabetes melitus. Contoh makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti daging merah, daging olahan, mentega, susu tinggi lemak, dan makanan cepat saji lainnya.

Tak terkecuali dengan makanan ringan atau camilan. Seperti krimer, kripik kentang, selai kacang, keju, dan aneka kue lainnya. Untuk mencegah penyakit diabetes melitus, ada baiknya untuk menggantinya dengan mengkonsumsi aneka buah, aneka kacang-kacangan, tahu, atau ikan.

Written by