Perkembangan Kasur Dari Zaman Ke Zaman

Perkembangan Kasur Dari Zaman Ke Zaman

Istirahat adalah hal yang sangat penting. Setiap orang membutuhkan kasur untuk mengistirahatkan tubuh. Bentuk kasur akan mempengaruhi kualitas tidur seseorang.  Kasur mengalami perubahan mengikuti perkembangan zaman. Pembuatan manual kasur mulai ditinggalkan berganti dengan kasur yang dibuat dengan teknologi tinggi. Kasur yang awalnya hanya sebagai alas tidur berubah menjadi bagian dari kebanggaan dan gaya hidup.

Hal ini terjadi terutama pada masyarakat perkotaan. Kasur tradisional masih digunakan oleh sebagian kecil masyarakat desa. Pada masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, yang kebanyakan tinggal di apartemen dengan ruang yang terbatas, desain kasur digabungkan dengan  sofa sehingga kasur multifungsi digunakan untuk menghiasi ruangan kecil.

Jenis-jenis Kasur

  1. Kasur kapas

Kasur jenis ini dibuat dengan cara tradisional. Kain dijahit dengan tangan atau mesin jahit rumahan kemudian diisi dengan kapas. Pengisian kapas juga dilakukan manual. Kekurangan kasur ini jika tidak dirawat akan dijadikan sarang bagi serangga. Kain yang kian lapuk jika sobek akan membuat kapas keluar, hal ini tidak baik untuk kesehatan pernafasan. Kasur ini mulai ditinggalkan dan keberadaannya mulai langka.

  1. Kasur Busa

Kasur busa muncul menggantikan kasur kapas. Kasur busa dibuat oleh pabrikan dan  memiliki kelebihan, lebih ringan, praktis. Kekurangan kasur busa, semakin lama busa akan semakin tipis, dan rusak. Ada jenis busa yang jika digunakan tidak mampu menahan beban dengan sempurna sehingga jika digunakan cekung. Hal ini tidak terjadi pada jenis busa yang padat dan sedikit keras.

  1. Kasur Spring bed

Kasur jenis ini semakin banyak digunakan oleh masyarakat. Kasur ini menggunakan spring atau pegas sebagai penyangga busa. Kelebihan kasur ini dapat menahan beban tubuh dengan baik. Pegas membuat permukaan kasur tetap datar dan mampu meredam getaran. Busa keras digunakan sebagai penopang bagian pinggir sehingga kasur kuat. Kain berkualitas digunakan untuk membuat nyaman pemakainya karena diklaim mampu mengikuti lekuk tubuh manusia. Selain itu tampilannya pun mewah dan indah. Kekurangan kasur ini jika tidak dirawat muncul tungau atau serangga-serangga kecil.

  1. Kasur Udara

Era modern memunculkan kasur yang berisi udara atau angin. Cukup dengan memompakan udara ke dalam kasur, kasur akan sempurna terisi. Pompa udara bisa manual atau otomatis. Bahan kasur tahan air dan berkualitas. Kasur jenis ini ringan  dan memiliki struktur permukaan yang kuat. Aman dan nyaman digunakan di luar mau pun dalam ruangan. Kasur udara diklaim menjadi kasur paling sehat di antara jenis kasur lain. Kekurangan kasur ini ada pada harganya yang masih tergolong mahal.

  1. Kasur bulu angsa

Kasur isi bulu angsa tidak lazim digunakan di Indonesia. Kasur bulu angsa asli sangat lembut dan nyaman digunakan. Kekurangan bulu angsa ali ada pada serat kasar dan kadang menimbulkan alergi pada beberapa orang. Namun, kini dengan kemajuan teknologi telah muncul bulu angsa sintetis yang  lembut dan nyaman dari bulu angsa asli. Kasur memiliki kelebihan tidak berbau, tahan lama sekaligus tidak menimbulkan alergi bagi penderita asma. Bulu sintetis atau silikon menjadikan kasur anti kempes.

Dari semua jenis kasur yang telah dipaparkan di atas, pengguna dapat menyesuaikan kasur apa yang ingin dipilih untuk memaksimalkan kualitas tidur sehingga setelah bangun mendapatkan energi kembali. Anggaran akan selalu menjadi penentu akhir dari sebuah pilihan.

Written by